Program Kemandirian Karang Taruna Desa Srimulyo Melalui Kegiatan Produktif Pengelolaan Sampah
05 Juli 2017 12:07:14 WIB
Piyungan, (Srimulyo Post),- Terinspirasi dari keberhasilan Karang Taruna Desa Srimulyo menjuarai lomba tingkat nasional tentang pengelolaan sampah menjadi pupuk organik beberapa tahun yang lalu, kini mulai tahun 2017 Karang Taruna Srimulyo memulai kegiatan produktif melalui program kemandirian pengambilan sampah rumah tangga. Pengambilan sampah Rumah tangga tersebut dilakukan setiap tiga hari sekali langsung ke rumah-rumah. Hidayat Faisal Fallah sebagai koordinator lapangan pengambilan sampah beberapa waktu yang lalu mengatakan, “Karang Taruna melihat potensi besar di bidang sampah untuk dikembangkan menjadi usaha yang menjanjikan jika dikelola secara baik dan benar. Sejauh ini kami belum mengolah sampah atau memilahnya, kegiatan kami masih sebatas mengambil sampah-sampah di rumah pelanggan kemudian menyalurkan ke Tempat Pembuangan Akhir.Untuk biaya operasional dilapangan, kami membebankan iuran kepada pelanggan per bulan sebesar Rp. 20.000,00”.
Hidayat Faisal Fallah juga menyadari meskipun usaha dibidang sampah ini cukup menjanjikan secara komersil namun usaha ini juga memiliki tantangan tersendiri untuk dijalankan. Dua diantara tantangan tersebut adalah meyakinkan calon pelanggan baru untuk menggunakan jasa pemngambilan sampah dari Karang Taruna dan yang kedua adalah untuk enam bulan pertama Karang Taruna belum bisa merasakan keuntungan secara ekonomi. Secara hitung-hitungan masih break even point. Namun demikian, Karang Taruna Desa Srimulyo tetap optimis bahwa sejalan dengan bertambah nya jumlah pelanggan dan kepercayaan warga terhadap layanan pengambilan sampah ini, maka bukan hal yang mustahil keuntungan secara ekonomi sudah mulai bisa dirasakan.
Program pengelolaan sampah yang telah dijalankan oleh Karang Taruna Desa Srimulyo ini sudah sejalan dengan kampanye Bantul Bebas Sampah 2019. Dilansir dari laman Harian Jogja hari Rabu (05/07/2017) Kabupaten Bantul sudah menginstruksikan pendirian depo atau BUMDes pengelolaan sampah yang merupakan bagian integral dari kampanye Bantul Bebas sampah 2019 yang mana pada tahun 2018 program ini menjadi salah satu program prioritas.Karena itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menargetkan program ini mulai terealisasi pada APBDes perubahan. Kepala Bidang Persampahan B3 dan Pengembangan Kapasitas DLH Bantul, Wahid menilai program Bantul Bebas Sampah pada 2019 akan sulit terwujud jika tanpa tambahan peralatan dan dukungan dari sumber daya manusia (SDM). Termasuk diantaranya instruksi pendirian depo sampah atau BUMDes (Sumber Foto : Ilham Prihatin, Mita Ayu Kusuma).
Komentar atas Program Kemandirian Karang Taruna Desa Srimulyo Melalui Kegiatan Produktif Pengelolaan Sampah
Formulir Penulisan Komentar
RPJMDes Desa Srimulyo
Srimulyo Desa Terbaik Partisipasi PTSL di Yogyakarta
Siaran RRI Narasumber Teknologi Informasi Desa
Download Aplikasi Pelayanan
Kunjungi Kami di Sini
Video Mars Desa Srimulyo
Kalender
Video Profil Desa
Tautan
Statistik Kunjungan
Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
Jumlah Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- PENGUMUMAN KUA KECAMATAN PIYUNGAN
- Pesan Broadcast Puskesmas Piyungan
- Pj. Lurah & Kasi Pemerintahan : Fenomena “Mudik” di Tengah Deraan Virus Corona
- Menyusul Penyemprorotan Disinfektan Mandiri, Warga Ngelosari Bahu Membahu
- FPRB Srimulyo Dampingi Pengiriman Logistik APBN 4 Tenda Gulung
- FPRB Memantau Ada Pergerakan Tanah di Jolosutro Ketika Hujan Lebat
- Carik Srimulyo Nurjayanto, ST. : 6 Kebijakan Kilat Pemdes Hadapi Corona
Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License
